Sabtu, 21 April 2012

Bernafas Dalam Lumpur


kereta bergerak melintasi jalan ini..
jalan setapak yang sunyi menepi tanpa ada yang tau..
entah ini sebuah ilusi atau bagian dari aku..
yang menunggumu sendiri dalam sepi yang tak bertepi..
rasaku hilang saat itu..
saat kau benamkan cinta ini dalam semak-semak berdebu..
bukan udara yang kuhirup dari rongga hidungku..
tapi kamu yang selalu menyumbatnya dengan kepalsuanmu..
Aku yang selalu menunggumu..
kereta ini menjadi saksi dalam balutan rindu..
kemanakah engkau..
kemana aku harus mencarimu..
dan kemana rindu-rindu ini harus kuletakkan..
haruskah aku bernafas dalam lumpur yang mengalir dalam kubangan..
untuk menemui rindu yang ku harapkan..
di penghujung deretan kereta..
kutitipkan rindu yang tak pernah tersamoaikan..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar