Sabtu, 21 April 2012

Untuk Bidadari Surgaku


apa yang kau damba dari seorang wanita..
bisiknya mengendap-endap di pinggir telinga..
terkadang aku ingin sekali mendengarmu..
aku ingin sekali membuatmu bicara semaumu..
melihat bibir mungilmu terus mengeluarkan separtah kata..
Engkau Keindahan..
karena engkau membuatku lebih berharga..
engkau memberi ribuan warna pada dinding hatiku yang kosong..
engkau laksana seribu pelukis yang meorehkan kanfasmu di ragaku..

Engkau adalah keceriaan,..
sepiku terobati..
gundahku tersirami..
resahkupun kembali nyaman..
Engkau begitu manis..
setiap memejamkan mata engkau melintas..
keanggunanmu tanpa batas..
ku raih tanganmu, engkau genggam balas..
aku bahkan merasakan cinta yang tak pernah dapat ditulis diatas kertas..
engkau adalah bentuk kelembutan..
kau rawat putra/putri kita dengan kasih..
sayangmu merasuk hingga melucuti segala risih..
prasangkamu halus melebihi sutra..
tatapan matamu membuatku selalu ingin berlama-lama..
berada di pangkuanmu, memandang wajahmu, menimati senyummu..
dan kau rengkuh aku dalam kehangatan cintamu..
karena pesonamu, keceriaanmu, kelembutanmu..
aku bagai lelaki buta, dan engkau penuntunya..
aku bagai lelaki lemah, dan engkau penguatnya..
Engkau berharga Istriku, melebihi semua yang kau miliki..
selebihnya… Engkau adalah bidadari..
Trimakasih Sayang, getaran cinta ini selalu terjaga dalam hati..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar