Sabtu, 21 April 2012

Kebahagiaan Yang Tertunda


Tuhan
dulu engkau pertemukan aku dengan dia
engkau satukan kami jadi dua insan yang saling mencintai
saat itu kebahagiaan aku rasa sudah cukup untuk kami saling melengkapi
Tuhan
jika kebahagiaan yang tertunda itu atas kehendakmu aku ikhlas
kini aku dan dia tak bisa saling memahami
banyak hal-hal kecil tak dapat kami akhiri dengan baik
Tuhan
apakah ini akhir dari semua kehendakmu
aku dan dia semakin jauh dan hancur
aku tak tau apa yang harus aku lakukan
Tuhan
sendiri aku merenung menahan air mata ini
dan pedih jika harus menahan semuanya seorang diri
Tuhan
aku tak sanggup
aku tak sanggup menahan semua ini
kembalikan kebahagiaanku yang tertunda atas kehendakmu
Tuhan
tuntunlah dia jadi seperti yang dulu
kembalikan dia kedalam peluk tangisku
dan jadikan kebahagiaan yang tertunda itu
hanya mimpi dalam tidurku

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar